Teknologi & Tradisi Bertemu di Monas! Inilah Wajah Baru Polri di HUT Bhayangkara 2025
katamerdeka.com – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara digelar megah di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa pagi, dan menjadi sorotan nasional berkat kehadiran tokoh-tokoh penting serta penampilan yang luar biasa, termasuk robot humanoid Polri, polisi cilik, dan parade dari berbagai elemen masyarakat.
Acara ini turut dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah mantan presiden dan wakil presiden. Di antaranya hadir Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mantan Wapres Jusuf Kalla, Ma’ruf Amin, hingga Try Sutrisno. Hadir pula keluarga mendiang Gus Dur, yakni Sinta Nuriyah Wahid, serta kedua putrinya Yenny dan Alissa Wahid.
Momen menarik lainnya terjadi setelah upacara selesai. Presiden Prabowo secara khusus memanggil Komandan Upacara, Irjen Pol Dadang Hartanto, untuk menemuinya usai acara.
“Sesudah upacara, menghadap saya, terima kasih,” kata Prabowo yang tampak puas atas jalannya upacara. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kemudian mengungkap bahwa Prabowo memang kerap memanggil komandan upacara jika puas terhadap pelaksanaannya bahkan memberikan bonus, meskipun bentuknya tidak diungkap ke publik.
“Kalau beliau puas, komandan diminta menghadap dan biasanya dikasih bonus. Tapi jangan tanya apa bonusnya,” ujar Dasco sembari tersenyum.

Robot Polisi dan Polisi Cilik Curi Perhatian
Salah satu sorotan utama perayaan kali ini adalah penampilan robot-robot canggih milik Polri, termasuk robot humanoid dan robot anjing I-K9. Dalam simulasi aksi, robot humanoid berperan sebagai pendukung identifikasi pelaku tawuran, sementara robot K9 digunakan untuk mendeteksi potensi ledakan dari truk pengangkut bahan radioaktif.
Tak hanya itu, di akhir defile, robot-robot tersebut juga melintas di depan panggung kehormatan dan memberi sikap hormat kepada Presiden Prabowo sebuah simbolisasi kemajuan teknologi di tubuh kepolisian.
Sementara itu, penampilan polisi cilik juga mengundang decak kagum. Mereka membentuk formasi angka 79, melambangkan usia Bhayangkara, sebelum sang Komandan Polisi Cilik, Azira (12 tahun) dari Indramayu, maju untuk menyerahkan bunga kepada Presiden.
“Siapa namamu?” tanya Prabowo dengan senyum.
“Siap! Azira.”
“Berapa umurmu?”
“Siap, 12 tahun.”
“Salam buat orang tuamu,” ujar Prabowo sembari memberikan pin kenang-kenangan.
Rangkaian defile HUT Bhayangkara tahun ini tak hanya melibatkan pasukan Polri dan TNI, tetapi juga unsur masyarakat sipil seperti ormas, buruh, petani, mahasiswa, bahkan satwa. Penampilan pasukan polisi berkuda dengan kibaran bendera merah putih dan lambang Tribrata membuka parade dengan gagah.
Presiden Prabowo, yang berdiri diapit oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, tampak memberi hormat selama hampir 30 menit menyaksikan defile berlangsung.







Comment