Strategi Reflexivity ala George Soros: 6 Poin untuk Diterapkan dalam Investasi
katamerdeka.com – George Soros dikenal sebagai investor ulung berkewarganegaraan Amerika Serikat. Berdasarkan pengalamannya, beliau menyatakan teori refleksivitas atau reflexivity. Teori ini bisa menjadi strategi untuk diterapkan saat berinvestasi Obligasi Pemerintah.
Sejumlah poin perlu diperhatikan untuk menerapkan strategi ini. Poin-poin tersebut bisa diketahui dalam ulasan menarik berikut.
Poin Utama dalam Strategi Refleksivitas untuk Investasi Obligasi Pemerintah
Teori refleksivitas telah dikembangkan oleh George Soros sejak tahun 1950-an. Namun, baru pada tahun 1987 teori tersebut dipublikasikan secara resmi melalui buku berjudul The Alchemy of Finance.
Teori ini masih relevan meskipun beberapa dekade telah berlalu. Beberapa poin penting perlu dipahami jika Anda ingin menerapkannya sebagai strategi untuk berinvestasi, seperti:
-
Memahami Feedback Loops
Poin utama dalam teori ini adalah persepsi investor dapat mempengaruhi fundamental pasar. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Hal ini membuat feedback loops terjadi, baik dalam konteks positif maupun negatif.
Sebagai contoh, naiknya harga aset membuat investor optimis sehingga mereka membelinya. Alhasil, harganya semakin naik. Namun saat turun, investor pun panik sehingga menjualnya secara besar-besaran. Hal ini membuat nilainya semakin turun.
Agar terhindar dari lingkaran ini, Anda perlu memahami bahwa harga pasar bukanlah fundamental yang objektif. Namun, hal tersebut dipengaruhi oleh bias investor sehingga terjadi umpan balik atau loop.
-
Mengidentifikasi Kesalahan Persepsi
Dalam teori ini, George Soros berkeyakinan bahwa investor tidak mempunyai pemahaman yang benar-benar sempurna atas suatu realitas. Hal ini menciptakan bias sehingga kondisi pasar jarang dalam keseimbangan.
Maka dari itu, Anda perlu memahami kondisi saat persepsi pasar keliru secara fundamental. Setelah itu, celah antara pandangan konsensus pasar dengan realita dapat dicari, baik saat persepsi terlalu positif maupun negatif.
Celah tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengambil keputusan. Dengan demikian, peluang untuk mendapatkan keuntungan besar dapat diperoleh karena Anda sadar bahwa asumsi investor di awal hanyalah bias belaka.
-
Pendekatan Kontrarian
Pendekatan kontrarian perlu Anda pahami bila ingin berinvestasi Obligasi Pemerintah dengan strategi ini. Sesuai namanya, pendekatan ini bersifat kontra atau melawan arah perilaku tradisional.
Dengan pendekatan ini, Anda dapat mempertimbangkan untuk masuk ke pasar saat mayoritas investor salah karena bias, seperti terlalu antusias atau panik. Hal ini terjadi saat feedback loop sampai di titik jenuh atau tidak berkelanjutan.
Pendekatan ini diambil oleh George Soros setelah mengetahui bahwa tren didorong oleh bias setelah melakukan analisis mendalam. Jadi, bukan fundamental kuat-lah yang memicunya.

-
Manajemen Risiko yang Ketat
Perlu dipahami dengan baik bahwa strategi ini menitikberatkan pada anggapan bahwa persepsi bisa salah dan spekulasi titik balik pasar. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukan manajemen risiko dengan sangat ketat.
Manajemen tersebut bisa diterapkan dengan menggunakan stop-loss order, terutama saat prediksi bahwa tren akan berbalik ternyata meleset. Jadi, kerugian dapat dibatasi dan portofolio tetap dilindungi dari volatilitas.
Anda juga dapat mendiversifikasi investasi ke berbagai instrumen yang lebih stabil atau pendekatan berbeda. Tidak hanya dapat membatasi kerugian, cara ini juga mampu memaksimalkan keuntungan.
-
Mengawasi Faktor Makro Global
Strategi ini termasuk ke dalam bagian pendekatan makro global. Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan pergerakan faktor tersebut bila ingin menerapkannya saat berinvestasi Obligasi Pemerintah.
Dalam faktor ini, aneka aspek perlu dipantau dengan baik. Di antaranya adalah suku bunga, mata uang, pergeseran politik, kebijakan bank sentral, hingga inflasi. Aspek-aspek tersebut mampu mempengaruhi persepsi bias investor pada banyak aset.
Tentu Anda juga perlu memperhatikan indikator ekonomi secara global. Lemah atau menguatnya ekonomi karena berbagai alasan mampu membuat persepsi mayoritas investor bergeser.
-
Menjual atau Membeli saat Tren Berbalik
Seperti yang telah ditekankan sebelumnya, pendekatan ini melawan arus teori pasar konvensional. Maka dari itu, momen saat narasi pasar mulai retak menjadi titik berat dari strategi ini.
Salah satu hal yang perlu Anda tekankan adalah kepekaan terhadap bias pasar saat berubah menjadi terlalu ekstrem dan menyimpang jauh dari realita. Jika mulai peka, tren yang dipengaruhi feedback loop positif akan berbalik dapat dikenali.
Dengan kepekaan tersebut, peluang untuk masuk maupun keluar dari posisi saat ini dapat diketahui. Jadi, alih-alih mengikuti arus selama tren kuat, Anda bisa segera keluar sebelum gelembung pecah.
Menerapkan Strategi Reflexivity bersama Perbankan Prioritas DBS Treasures
Dapat disimpulkan bahwa alih-alih mengikuti teori pasar konvensional, strategi refleksivitas bisa dicoba untuk melawan arus. Namun, perlu dipahami bahwa risikonya juga tinggi sehingga portofolio investasi perlu diversifikasi untuk mengantisipasinya.
Perbankan prioritas DBS Treasures dapat dipertimbangkan saat Anda membutuhkan mitra terpercaya untuk menerapkan strategi ini maupun diversifikasi portofolio sebagai manajemen risiko. Terlebih lagi, tak ada biaya tambahan selain spread saat berinvestasi.
Selain itu, Anda juga memperoleh kupon reguler yang kompetitif di atas rata-rata bunga Deposito berjangka dan potensi capital gain. Menariknya, Anda bisa bertransaksi 24/7 melalui aplikasi DBS digibank, seperti membeli, menjual, switching, dan registrasi SID.
Kesempatan untuk didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang akan mengomunikasikannva. Dapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi
Bersama perbankan prioritas DBS Treasures, Anda bisa mengelola investasi Obligasi Pemerintah dengan optimal untuk menerapkan strategi ini. Jadi, segeralah untuk memulainya!







Comment