katamerdeka.com – Yusril Ihza Mahendra resmi ditunjuk menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan dalam Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029. Penunjukan Yusril ini menandai kepercayaan besar dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap sosok pakar hukum tata negara sekaligus politikus senior Partai Bulan Bintang (PBB).

Kementerian yang baru dibentuk ini bertujuan untuk mengintegrasikan isu-isu terkait hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan di bawah satu koordinasi yang kuat, demi menciptakan kebijakan yang lebih terpadu dan efektif.

Profil Singkat Yusril Ihza Mahendra

Yusril lahir pada 5 Februari 1956 di Belitung Timur. Ia dikenal luas sebagai akademisi dan praktisi hukum dengan pengalaman yang sangat panjang. Yusril menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Indonesia pada 1983, sebelum melanjutkan studi pascasarjana di bidang hukum dan ilmu Islam. Ia kemudian meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam ilmu politik dari Universitas Punjab, Pakistan, dan Universitas Sains Malaysia pada tahun 1993.