Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka Besok, Lebih dari 2.000 Lowongan Tersedia
katamerdeka.com – Kabar gembira bagi para pencari kerja! Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025 akan resmi dibuka besok, Jumat (7/3/2025).
Program rekrutmen ini akan dilaksanakan dalam dua periode utama, yaitu pembuatan akun dan periode pelamaran.
Lebih dari 2.000 lowongan kerja tersedia dalam berbagai bidang, mulai dari operasional, engineering, pemasaran, keuangan, hingga digitalisasi dan IT.
Lowongan ini tersebar di 107 perusahaan BUMN dan anak usahanya, mencakup sektor Jasa Keuangan, Infrastruktur, Telekomunikasi dan Media, Energi, Minyak dan Gas, hingga Industri Kesehatan.
Rekrutmen Bersama BUMN bukan sekadar program perekrutan biasa, tetapi juga sebagai wujud nilai kolaborasi AKHLAK di seluruh perusahaan BUMN.
“Program ini tidak hanya mencari kandidat yang memiliki kualifikasi tinggi, tetapi juga mereka yang memiliki integritas dan nilai moral yang baik,” tulis rilis yang dikutip dari Antara, Rabu (4/3/2025).
Berikut jadwal yang harus diperhatikan oleh para calon pelamar:
- Periode Pembuatan Akun: 7–16 Maret 2025
Pada periode ini, calon pelamar dapat membuat akun melalui tautan resmi Rekrutmen Bersama BUMN 2025, melihat lowongan yang tersedia, dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan. - Periode Pelamaran Lowongan: 10–16 Maret 2025
Pelamar dapat mengajukan lamaran untuk satu posisi yang diinginkan. Pastikan memilih posisi dengan cermat dan teliti sebelum mengajukan lamaran.
Para pelamar akan melalui beberapa tahapan seleksi sebagai berikut:
- Registrasi dan seleksi administrasi
- Tes daring, yang mencakup:
- Tes kemampuan dasar
- Tes AKHLAK
- Wawasan kebangsaan
- Tes bahasa Inggris
- Learning agility
- Wawancara dan tes kesehatan
- Tes kemampuan bidang sesuai BUMN yang dilamar
Program ini terbuka untuk:
- Fresh graduates dan experienced hire
- Lulusan SMA/sederajat, D3, D4/S1, dan S2
- Kategori khusus untuk penyandang disabilitas dan Putra-Putri Papua
Forum Human Capital Indonesia (FHCI) BUMN mengingatkan calon pelamar untuk berhati-hati terhadap informasi palsu dan penipuan yang mengatasnamakan Kementerian BUMN dan FHCI.







Comment