katamerdeka.com – Pemerintah telah melakukan sosialisasi kepada warga yang terdampak proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terkait relokasi tempat tinggal mereka. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan hal ini usai menyerahkan sertifikat elektronik di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah pada Jumat (28/6/2024).

Menurut AHY, sosialisasi dilakukan dalam rangka Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK), sesuai informasi yang diterimanya dari Plt Wakil Kepala Otorita IKN (OIKN) Raja Juli Antoni, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN.

“Kami terus berkomunikasi untuk memastikan pengawalan terhadap masalah lahan seluas 2.086 hektar yang masih memerlukan penyelesaian,” jelas AHY.

Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan Jalan Tol IKN dan infrastruktur Pengendali Banjir Sepaku. Plt Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa warga terdampak diberikan dua pilihan hunian relokasi, yaitu rumah tapak tipe 36 atau rumah susun (rusun) tipe 45.