katamerdeka.com – Kebakaran besar yang melanda Los Angeles sejak pekan lalu telah menewaskan 24 orang dan menghancurkan lebih dari 12.000 bangunan.

Menurut Gubernur California Gavin Newsom, bencana ini merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah Amerika Serikat.

“Kebakaran ini mungkin menjadi bencana alam terburuk dalam sejarah AS dalam hal biaya yang terkait,” ujar Newsom kepada NBC News.

Saat ini, lebih dari 100.000 warga telah diperintahkan untuk mengungsi, turun dari jumlah tertinggi sebelumnya, yaitu 150.000 orang.

Api telah menghanguskan lingkungan di berbagai wilayah Los Angeles, termasuk rumah-rumah mewah di Brentwood dan Pacific Palisades.

Pemandangan mengerikan berupa puing-puing yang membara kini menjadi pemandangan umum di area terdampak.

“Kabupaten Los Angeles mengalami malam yang penuh teror dan patah hati yang tak terbayangkan,” kata Pengawas Kabupaten Los Angeles Lindsey Horvath kepada Reuters.

Hingga saat ini, kebakaran telah melahap lebih dari 23.713 hektar lahan di sisi barat kota, dengan tingkat pengendalian baru mencapai 11 persen.