Jakarta – CCTV Pantau Arus mudik Lebaran 2025 diprediksi mengalami lonjakan signifikan, terutama di jalur utama Pulau Jawa. Pemudik diimbau untuk memantau arus lalu lintas melalui layanan live streaming CCTV agar perjalanan lebih lancar dan terhindar dari kemacetan parah.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran), dengan jumlah kendaraan mencapai 70.096 unit per hari. Jalur Pantura, Tol Trans-Jawa, dan Tol Cipali diprediksi mengalami kepadatan tinggi. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 6 April 2025 (H+5 Lebaran) dengan volume kendaraan naik hingga 78.177 unit per hari.

Kementerian Perhubungan dan pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi kemacetan, termasuk rekayasa lalu lintas dan pengaturan waktu perjalanan bagi pemudik.

Live Streaming CCTV Pantau Arus Mudik

Pemerintah telah menyediakan layanan live streaming CCTV arus mudik yang bisa diakses secara online 24 jam. Pemudik dapat memantau jalur tol, jalur arteri, rest area, dan titik-titik rawan kemacetan sebelum melakukan perjalanan.

Untuk mengakses layanan ini, pemudik dapat mengunjungi situs resmi Jasa Marga, Kementerian Perhubungan, atau NTMC Polri. Dengan adanya CCTV ini, pemudik bisa mengambil keputusan lebih baik terkait waktu keberangkatan dan rute perjalanan.