katamerdeka.com – Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, yang dimulai pada Minggu, 16 Maret 2025, dan akan berakhir pada hari ini, Minggu, 23 Maret 2025. Layanan penukaran uang ini disambut antusias oleh masyarakat yang telah mendaftar secara online melalui website pintar.bi.go.id.

Meskipun layanan penukaran uang baru dimulai pada pukul 09.00 WIB, masyarakat yang ingin menukar uang sudah mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB. Antrean panjang terlihat di depan Basketball Hall, lokasi penyelenggaraan penukaran uang tersebut. Hari ini menjadi hari terakhir bagi warga Jakarta untuk memanfaatkan layanan ini.

Masyarakat yang telah mendaftar secara online berkesempatan menukarkan uang hingga maksimal Rp4.300.000. Semua pecahan uang dapat ditukarkan, termasuk uang dengan nominal khusus seperti pecahan Rp75 ribu yang sebelumnya sempat menjadi perhatian banyak pihak.

Proses penukaran uang relatif mudah. Penukar hanya perlu menunjukkan KTP mereka dan memilih pecahan uang yang ingin ditukarkan. Setelah itu, mereka akan antre untuk melakukan verifikasi identitas di meja konter masing-masing bank yang disediakan oleh Bank Indonesia.

Penukaran uang ini bertujuan untuk memberikan akses bagi masyarakat untuk memperoleh uang baru, serta memudahkan mereka dalam mempersiapkan kebutuhan untuk berbagai acara atau aktivitas penting menjelang hari besar.

Pendaftaran untuk layanan penukaran uang ini telah dibuka sejak Minggu, 16 Maret 2025. Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang baru diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu melalui situs resmi pintar.bi.go.id. Pendaftaran online ini bertujuan untuk mengatur antrian dan menghindari kerumunan yang berlebihan di lokasi penukaran.

Dengan berakhirnya layanan penukaran uang baru di GBK pada hari ini, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses uang dalam pecahan baru dan menikmati kelancaran dalam transaksi keuangan mereka.

Meskipun layanan penukaran uang di Gelora Bung Karno hanya berlangsung hingga hari ini, masyarakat yang belum sempat menukarkan uang mereka masih dapat mengunjungi kantor-kantor Bank Indonesia atau bank-bank lainnya yang menyediakan layanan serupa di waktu mendatang.